Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2015

Manusia dan Penderitaan

     Penderitaan  adalah bahasa yang sering kita dengar. Penderitaan berasal  dari kata  derita.  Kata  derita berasal dari bahasa Sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung.   Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan.  penderitaan bisa bersifat lahir dan bersifat batin. Setiap manusia memiliki penderitaan yang berbeda –beda. Manusia dikatakan menderita apabila dia memiliki masalah, depresi karena tekanan hidup, dan lain lain.     Penderitaan termasuk realitas dunia dalam kehidupan  manusia.  Intensitas penderitaan manusia bertingkat-tingkatanya, ada yang di titik berat dan ada juga yang di titik  ringan. Akibat penderitaan yang bermacam-macam. Ada yang mendapat hikmah besar dari suatu penderitaan, ada pula yang menyebabkan kegelapan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penderitaan belum tentu tidak bermanfaat.  Penderitaan juga dapat ‘menular’ dari seseorang kepada o...

Manusia dan Keadilan

  keadilan  adalah  suatu kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda ataupun orang.  Keadilan   berasal dari kata ‘adl, yaitu sesuatu yang benar.            Keadilan Sosial  Berbicara tentang keadilan, Anda tentu ingat dasar negara kita ialah Pancasila. Sila kelima Pancasila berbunyi : “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.” Keadilan dan ketidak adilan tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia karena dalam hidupnya manusia menghadapi keadilan atau ketidak adilan setiap hari.         Keadilan sosial mengandung arti memelihara hak-hak individu dan memberikan  hak-haknya kepada setiap orang yang berhak menerima karena manusia  adalah makhluk sosial, makhluk yang tidak bisa berdiri sendiri dalam memenuhi segala kebutuhannya. macam-macam keadilan Keadilan Komutatif   : keadilan yang memberikan kepada masing-masing orang apa yan...

Manusia dan Keindahan

.        Pengertian Keindahan Ada beberapa pendapat mengenai pengertian Keindahan. Menurut  Hebert Read  keindahan sesuatu kesatuan hubungan-hubungan yang formal daripada pengamatan yang dapat menimbulkan rasa senang (Beauty is unity of format relation among our sence perceptions). Atau keindahan itu merangsang timbulnya rasa senang tanpa pamrih pada subyck yang melihatnya, dan bertumpu kepada ciri-ciri yang terdapat pada obyek yang sesuai dengan rasa senang itu. Dengan demikian, arti keindahan sesuatu yang menimbulkan rasa senang. Oleh karena itu keindahan dapat diartikan sebagai sesuatu yang dapat menimbulkan rasa senang pada si penghayat tanpa diiringi keinginan-keinginan terhadap segala sesuatu yang prakis untuk kebutuhan-kebutuhan pribadi.  Batasan keindahan yang dikemukakan oleh Hebert Read  tersebut di atas, dikatakan yang paling mendekati kebenaran. Tetapi apabila kita telah lebih dalam, batasan Hebert Read itu terlalu ditentu...